Latest News

Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Wednesday, July 26, 2017

Madura United Hadapi Persoalan Serius


Liputanbola.tk - Madura United menghadapi persoalan serius jelang duel kontra PSM Makassar di laga terakhir putaran pertama Liga 1, Minggu (30/7/2017).

Mereka terancam kehilangan striker Peter odemwingie dan bek tangguh, Fabiano Beltrame. Putran pertama Liga 1 tinggal menyisakan satu laga lagi. Setiap klub akan mengakhiri putaran pertama, pada akhir pekan ini.

Pun demikian dengan Madura United (MU). Namun, klub berjuluk Sepe Kerrab ini akan melakoni partai keras.

Meski bermain di kandang sendiri di Stadion Bangkalan, Madura, tim yang mereka hadapai adalah salah satu tim papan atas, PSM Makassar.

“Kami ingin tutup putaran pertama ini dengan happy ending bagi suporter Madura. Kami harus memenangi pertandingan itu,” ujar Pelatih Madura United Gomes de Oliviera.

Bukan perkara mudah bagi skuad asuhan Gomes untuk bisa memenangi pertandingan nanti. PSM Makassar adalah tim yang tak pandang bulu dalam menjalani pertandingan di laga tandangnya.

Menjadi pemuncak klasemen dalam beberapa pekan terakhir sebelum digeser Persipura, menjadi isyarat Menurut Gomes, bukan hanya ingin menutup putaran pertama dengan happy ending, ia berharap timnya bisa mengumpulkan poin sebanyak mungin di putaran pertama karena pada putaran kedua nanti jadwal pertandingan MU lebih banyak tandang.

Sebanyak sembilan pertandingan tandang harus dijalani Fabiano Berltrame dkk. Terdapat dua kali jadwal, di mana Mu harus langsung bertolak dari kandang lawan ke kandang lawan lainnya.

Yakni, harus bertandang ke kandang Mitra Kukar ke kandang Bali United.

“Kita memiliki jadwal pertandingan yang perjalanannya akan sangat jauh. Bertanding ke Papua menghadapi Persipura, selanjutnya langsung menuju Padang menghadapi Semen Padang. Harus persiapkan tenaga dengan baik untuk jadwal pertandingan seperti itu,” urai Gomes.

MU menghadapi kendala yang cukup berat jelang duel kontra PSM. Mereka terancam tidak bisa menurunkan bomber andalannya, Peter Odemwingie.bahwa PSM n bukanlah tim yang mudah ditaklukkan.

Sunday, July 23, 2017

Ditahan Imbang 0-0 Atas Thailand, Indonesia Gagal Lolos Ke Final Piala Asia U-23



Liputanbola.tk - Indonesia bermain imbang saat melawan Thailang di laga terakhir Kualifikasi Piala Asia U-23 yang langsung di Stadium Nasional Supachalasai, Minggu 23 Juli 2017. hasil imbang itu membuat Garuda muda gagal maju ke putaran final.

Pelatih Luis Milla melakukan beberapa perubahan setelah Indonesia menang telah 7-0 atas Mongolia di laga kedua Kualifikasi lalu. Di lini depan, Marinus Manewar dan Saddil Ramdani digantikan oleh Yabes Roni dan Febru Hariyadi. Sementara itu, di sisi full-back kiri Milla lebih memilih memainkan Ricky Fajrin daripada Rezaldi Hehanusa.

Indonesia kesulitan menekan pertahanan Thailand. Sebab, kondisi lapangan harus tergenang air lantaran hujan deras saat laga baru berjalan lima menit.

Thailand dan Indonesia kesulitan menampilkan permainan terbaik. Serangan keduanya kerap gagal sebelum memasuki kotak penalti akibat genangan air. 

Pertandingan pun berakhir imbang tanpa gol. Hasil itu membuat Indonesia gagal tampil di di Piala Asia U-23 Januari mendatang. Evan Dimas cs. harus puas duduk di posisi tiga dengan koleksi empat poin.

Sementara itu, Thailand finis runner-up dengan lima poin. Mereka masih punya peluang untuk lolos jika bisa masuk lima besar runner-up terbaik. Sedangkan Malaysia langsung melaju ke babak utama setelah menyandang juara Grup G dengan enam poin usai menang 2-0 atas Mongolia.

Jalannya Pertandingan

Sejak meniat awal, Indonesia langsung berusaha melancarkan serangan dari sisi kiri. Namun, usaha tim Garuda Muda masih bisa dihadang lini pertahanan Thailand.

Saat laga baru berjalan kurang dari 10 menit, hujan deras mengguyur lapangan, yang mengakibatkan beberapa bagian lapangan tergenang air. Situasi itu membuat Thailand dan Indonesia kesulitan mengembangkan permainan.

Di menit ke-15 Indonesia mendapatkan sepak pojok, namun kesempatan itu gagal dimanfaatkan menjadi gol setelah dibuang keluar kotak penalti oleh pemain lawan.

Selang 10 menit kemudian Thailand bisa mendominasi jalannya laga. Mereka bahkan beberapa kali mampu mengirim bola ke dalam kotak penalti Indonesia. Namun, usaha tersebut kerap gagal lantaran genangan air karena hujan deras acap kali menghentikan laju bola.

Thailand kembali melancarkan serangan. Tim besutan Worrawoot Srimaka mengancam gawang Indonesia setelah pemain tuan rumah melepaskan umpan silang dari sisi kiri. Beruntung bagi Indonesia, Kartika Ajie bisa dengan cepat memotong laju bola sebelum disambar lawan.

Di menit ke-43 Indonesia mendapat peluang emas dari Yabes Roni. Pemain bernomor punggung 22 itu berhasil melepaskan bola setelah bola hasil sapuan kiper Thailand terhenti genangan air. Namun, bola hasil sepakan Yabes masih bisa diblok pemain belakang lawan.

Hingga babak pertama usai, tak ada satu pun gol yang tercipta.

Di awal babak kedua Thailand langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka pun mendapat peluang bagsu lewat umpan silang Sasalak Haiprakhon, namun tak membuahkan hasil setelah Kartika Ajie dengan cepat membuang bola keluar lapangan.

Di menit ke-49 Thailand kembali mengancam gawang Indonesia. Surya Singmui mengirim umpan lewat eksekusi tendangan bebas ke dalam kotak penalti Garuda Muda, yang disambar dengan sundulan Chenrop Samphaodi. Malang untuk Thailand, bola hasil sundulan pemainnya itu sedikit melebar.

Indonesia mendapat peluang emasi di menit ke-62 lewat kaki Osvaldo Haay. Pemain asal Persipura itu berdiri bebas di dalam kotak penalti Thailand setelah menerima umpan Marinus. Akan tetapi, kesempatan itu tak berbuah gol setelah bola hasil sontekan Osvaldo malah menyasar sisi kiri gawang Nont Muangngam.

Di menit ke-83 Thailand berupaya mengejar gol untuk demi memastikan diri untuk keluar sebagai juara Grup H. Mereka pun mendapat peluang lewat Chenrop Samphaodi, namun bola hasil tendangannya masih bisa diblok pemain belakang Indonesia.

Selang tiga menit kemudian Indonesia balik mengancam gawang Thailand. Osvaldo, yang berhasil menggiring bola ke dalam kotak penalti Thailand melepaskan tembakan, namun Muangngam dengan sigap menepis bola.

Di menit ke-92 Thailand nyaris membobol gawang Indonesia. Nattawut Sombatyotha berhasil menanduk bola dari hasil umpan silang. Beruntung bagi Indonesia, bola tepat berada dipelukan Kartika Ajie. 

Di sisa waktu tak ada gol tercipta, Indonesia pun harus menyudahi laga melawan Thailand dengan skor 0-0.

Susunan Pemain

Thailand: Nont Muangngam, Saringkan Promsupa, Worachit Kanitsribumphen, Shinnaphat Leeaoh, Nopphon Phonkam, Chenrop Samphaodi, Chaiyawat Buran, Phitiwat Sookjitthammakul, Rattanakorn Maikami, Sasalak haiprakhon, Suriya Singmui.

Indonesia: Kurniawan Kartika Ajie, Bagas Adi Nugroho, Hansamu Yama Pranatha, Gavin Kwan, Ricky Fajrin Saputra, Osvaldo Haay, Evan Dimas Darmono, Muhammad Hargianto, Febri Hariyadi, Yabes Roni (Saddil 71'), Septian David (Marinus 51').

Saturday, July 22, 2017

Pertandingan Antara Persib Vs Persija Berakhir Ricuh


Liputanbola.tk - Keributan terjadi didalam lapangan setelah laga antara Persib Bandung dan Persija Jakarta di lanjutan Liga 1. kejadian ini melibatkan para pemain dari kedua kesebelasan.

Dari mulainya pertandingan, suhu panas memang sudah terasa, Ribuan bobotoh yang hadir menyaksikan langsung jalannya laga mulai melakukan lemparan botol kedalam area lapangan. Insiden demi Insiden jgua terjadi di area tribun penonton, namun masih bisa diredamkan oleh petuga kemanan.

Intensitas lemparan semakin kencang memasuki penghujung babak kedua. Emosi para bobotoh juga ikut tersulut oleh para pemain Persija yang dinilai mengulur-ulur waktu sehingga melakukan banyak pelemparan.

Saat wasit Aprisman Aranda meniup peluit tanda babak kedua berakhir, bobotoh langsung menghujani lapangan dengan lemparan botol. Sementara di dalam lapangan keributan antarpemain juga terjadi.

Pelatih sementara Persib Bandung Herrie Setyawan juga terlibat dalam keributan tersebut. Dia terlihat menghampiri Sutanto Chan namun tidak jelas apa yang dilakukannya. Petugas keamanan langsung mencoba melakukan pengamanan agar keributan tidak meluas. 

Usai laga, Persija juga tidak menggelar sesi konferensi pers. Mereka langsung meninggalkan stadion dengan menggunakan tiga mobil rantis milik Brimob Polda Jabar. 

Herrie Setyawan menjelaskan insiden yang terjadi. Dia membantah akan melakukan provokasi kepada Sutanto Chan. Herrie malah mengaku akan menenangkan Sutanto Chan hanya ditanggapi salah.

"Sutanto itu anak buah saya waktu di Pelita. Maksudnya saya itu mau menenangkan dia karena saya tahu dia. Dia salah pengertian kepada saya. Dia pikir saya mau memprovokasi dia," ujarnya, usai laga Persib versus Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (22/7/2017) malam. 

Persib ditahan imbang oleh musuh bebuyutannya Persija dengan skor akhir 1-1. Dengan hasil tersebut, Persib tetap menempati urutan 12 klasemen sementara Liga 1 dengan poin 21. Sementara Persija naik ke urutan 5 dengan poin 25. 

Friday, July 21, 2017

Karena Mendapatkan Hukuman Penalti, Mental Pemain Mitra Kukar Menjadi Runtuh


LiputanBola.tk - Mitra Kukar kalah 1-4 dari Bhayangkara FC dalam laga lanjutan Liga 1. Menurut pelatih Jafri Sastra, timnya kalah telak karena mental pemain drop setelah terkena hukuman penalti.

Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (21/7/2017) sore, Mitra Kukar sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Otavio Dutra pada menit ke 14. Tapi, mereka bisa menyamakan kedudukan dimenit ke 33 lewat sundulan Marclei Cesar sekali gus menutup babak pertama dengan skor 1-1.

Dibabak kedua, situasi berubah untuk Mitra Kukar, Mereka dihukum penalti setelah pemain Mitra Kukan dianggap menjatuhkan Paulo Sergio.

Keputusan itu sempat membuat seluruh pemain Mitra Kukar meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes, Namun, Wasit Adi Riyanto tidak mengubah keputusannya, laga pun berlanjut dengan Paulo Sergio maju mengeksekusi penalti dan bola berhasil dijebloskan, skor menjadi 2-1 untuk Bhayangkara.

Di sisa waktu, Mitra Kukar kemasukan dua gol lainnya yang diborong oleh Guy Junior. Guy Junior mencetak gol di menit ke-82 dan menit ke-88 untuk Bhayangkara FC.

Seusai laga, Jafri menilai kekalahan telak timnya tak lepas dari runtuhnya mental pemain setelah dihukum penalti. Bahkan, akibatnya lini belakang jadi tak bisa menjalankan komunikasi antarpemain dengan baik.

"Penalti mengubah mental pemain kami. Mereka jadi tidak fokus dengan pertandingan. Semoga ke depannya tidak ada lagi keputusan-keputusan yang merugikan kami, yang berdampak hilangnya mental pemain," kata Jafri.

"Dua gol terakhir jadi bukti (hilangnya mental). Pemain lawan sampai dua kali bisa berhadapan dengan kiper. Barisan belakang kami tidak berkomunikasi dengan baik," katanya.

Thursday, July 13, 2017

Kalah Lagi, Indonesia Digilas Australia Dengan Skor 3-7


Liputanbola.tk - Indonesia gagal meraih kemenangan untuk ketiga kalinya di Piala AFF U-15 2017. Sempat unggul dua gol lebih dulu, Merah Putih malah digilas 3-7 oleh Australia.

Berlaga di Chonburi Campus Stadium 1, Kamis (13/7/2017). Indonesia langsung unggul cepat pada menit kedua lewat Amiruddin Bagus. Keunggulan itu digandakan pada menit ke delapan kembali lewat gol kedua Bagus.

Tapi keunggulan itu hanya bertahan dua menit karena Australia bisa menyamakan skor dengan cepat dimenit ke 9 dan ke 10 lewat gol Trant Osler dan Noah Botic, dimenit ke 12, Australia bahkan berbalik unggul 3-2 lewat James Sepping.

Australia menjauhkan keunggulan pada menit ke-30 lewat gol kedua Botic. Lima menit berselang, Birkan Kirdar ikutan-ikutan mencetak gol ke gawang Ahludz Dzikri sehingga Indonesia tertinggal 2-5 di babak pertama.

Babak kedua dimulai, Indonesia melakukan pergantian pemain. Rendy Juliansyah masuk menggantikan Brylian Aldama, sementara Pualam Bahri menggantikan Dzikri yang cedera.

Namun pada menit ke-55, Indonesia kembali kebobolan oleh aksi Ryan Teague. Semenit berselang, Australia nyaris mencetak gol lagi andaikan bola tak membentur mistar gawang.

Indonesia sempat memperkecil kedudukan jadi 3-6 setelah Bagus mencetak hat-tricknya di menit ke-62. Tapi lagi-lagi Australia menjauh tiga menit berselang lewat gol Stephan De Robillard.

Di menit-menit akhir, Indonesia sempat dihadiahi penalti. Namun David Maulana gagal mengonversinya menjadi gol karena bola diblok Jamie Signorello. Indonesia akhirnya kalah 3-7.

Hasil ini membuat Indonesia makin kecil peluangnya lolos ke semifinal. Pasalnya hingga pertandingan ketiga, Indonesia ada peringkat lima dengan satu poin, hasil sekali imbang dan dua kali kalah. Sementara Myanmar di posisi kedua klasemen punya tujuh poin.

Untuk lolos sebagai runner-up, Indonesia masih harus berharap Myanmar, Australia (enam poin) di posisi ketiga dan Laos (tiga poin) di posisi keempat gagal menang di dua laga terakhirnya. Sementara, Thailand jadi pemuncak klasemen dengan sembilan poin

Susunan Pemain

Australia: Jamie Signorello, Mark Peter Natta, Thomas Robin Main, Isaac Joseph Hovar, Birkan Kirdar, Ryan Teague, Luke Duzel, Noah Vinko Botic, Trent Ostier, Lachian James Sepping

Indonesia: Ahludz Dzikri, Mochamad Yudha, Ahmad Rusadi, Miftahul Husyen, Miftakhul Septa, Muhammad Reza, Andre Oktaviansyah, Brylian Negiehta, David Maulana, Fadilah Nur Rahman, Aminuddin Bagus

Thursday, July 6, 2017

Ini Skuat Timnas U-16 untuk Piala AFF di Thailand


LiputanBola.tk -  Sebanyak 23 pemain tim nasional Indonesia U-16 untuk Piala AFF U-15 Thailand telah ditetapkan. Tiga pemain lain yang tak masuk skuat juga tetap akan dibawa.

Piala AFF U-15 akan berlangsung di Thailand pada 9-22 Juli mendatang. Setelah melakukan sesi latihan terakhir di lapangan Atang Sutresna, Cijantung, Kamis (6/7/2017), timnas dijadwalkan berangkat pada Jumat (7/7) besok.

Total 27 pemain disiapkan untuk turnamen ini, hanya Hamsa Lestaluhu yang tidak akan dibawa ke Thailand karena cedera. Fachry juga menyatakan bahwa tiga pemain yang tak masuk daftar skuat inti tetap akan berangkat.

"Hamsa sudah dipastikan tidak akan ikut. Sementara tiga lainnya tetap akan berangkat bersama ofisial dan mungkin di tengah-tengah kompetisi," kata Fachry.

Berikut 23 nama pemain di skuat Indonesia

Kiper
Ahluzd Dzikri Fikri
Hafiz Fauzan Muzaki
Pualam Bahari

Belakang
Mochammad Yudha Febrian
Muhammad Uchida S
I Made Dwi Arya Sukawidana
Liba Valentino Imwahyusyah
Muhammad Reza Fauzan
Ahmad Rusadi
Amirudin Bagas Kaffa Arrizqi
Mifthakul Septa Anjar Pradika

Tengah
David Maulanaa
Kartika Vedayanto Putra
Brilyan Negietha Dwiki Aldana
Fadillah Nur Rahman
Mifthakul Husyen Rahmatullah
Rifki Dwi Septiawan

Depan
Rendy Juliansyah
Amirudin Bagus Kahfi Alfikri
Yadi Mulyadi
Andre Oktaviansyah
Alsya Risky
Altaf Indie Alrizky 

Wednesday, July 5, 2017

Kalahkan PSM Makassar, Persib Bandung Jaga Keangkeran GBLA


Liputanbola.tk - Persib Bandung berhasil menjaga aura sakral Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA). berhadapang dengan PSM Makassar pada Rabu (5/7/2017), Persib menang 2-1 sekaligus menjaga tren tidak terkalahkan di GBLA selama bermain di Liga 1.

Dua gol Persib dicetak oleh Matsunaga Shohei pada babak pertama dan Atep pada babak kedua. Sedangkan PSM memperkecilkan skor lewat tendangan Willem Jan Pluim.

Jalannya Pertandingan

Menjamu PSM Makassar, Persib Bandung berusaha lebih dulu memainkan aliran bola tetapi PSM memaksa tuan rumah bermain cepat, jual beli serangan pun terjadi. Dimenit ke 5, Reinaldo da Costa mengancam gawang Persib tetapi tendangannya masih menyamping.

Setelah aksi saling serang terjadi di menit pertama, Atep mendapatkan kesempatan bagus di menit ke 21. Setelah menerima umpan di luar kotak penalti, Atep melepaskan tendangan mendatar tetapi bola sepakan Atep masih mudah ditepis oleh kiper Syaiful.

Menit 26, keributan terjadi antara Zulkifli Syukur dan Michael Essien. Hal itu terjadi saat akan terjadi eksekusi tendangan bebas. Essien dan Zulkifli sama-sama 'memainkan' bola. Keduanya kemudian sempat besitegang dan terjadi aksi saling dorong. Beruntung keributan bisa dicegah oleh wasit dan pemain kedua tim.

Persib akhirnya unggul 1-0 pada menit 38 melalui Matsunaga Shohei. Gol tersebut menandai gol perdana Matsunaga bersama Persib Bandung di Liga 1 2017. Matsunaga mencetak gol usai memanfaatkan umpan silang Supardi Nasir. 

Di babak kedua, Persib melanjutkan dominasi serangan. Tepatnya di menit ke-55, Atep menerobos kotak penalti dan melepas sepakan keras dengan kaki kiri yang tak mampu dijangkau kiper Syaiful. 2-0 Persib unggul atas PSM.

PSM Makassar berusaha mengejar defisit angka di sisa pertandingan. Namun, hanya Willem Jan Pluim yang mampu memperkecil ketertinggalan di menit ke-72. Gol dari luar kotak penalti tersebut menandai akhir perlawanan PSM Makassar di GBLA. 

Dalam laga itu, enam kartu kuning dikeluarkan wasit. Empat untuk pemain Persib masing-masing Vladimir Vujovic, Tony Sucipto, Tantan, dan Atep. Sedangkan dua lagi untuk pemain PSM masing-masing Steven Paulle dan Zulkifli Syukur.

Susunan pemain

Persib Bandung: I Made Wirawan (GK), Achmad Jufriyanto, Vladimir Vujovic, Supardi Nasir, Tony Sucipto, Dedi Kusnandar, Kim Kurniawan, Michael Essien (89' Hariono), Atep (C) (75' Raphael Maitimo), Matsunaga Shohei, Tantan

PSM Makassar: Syaiful (GK), Fathul Rachman (87' Ardan Aras), Hamka Hamzah (C), Steven Paulle, Zulkifli Syukur, Arfan, Marc Anthony Klok, Willem Jan Pluim, Ferdinand Sinaga (73' Rizky Pellu), M Rahmat (58' Ghozali Siregar), Reinaldo da Costa 

Tuesday, June 13, 2017

Daftar Bola Bca - Djadjang Nurjaman Didukung Untuk Latih Persib Lagi



Daftar Bola Bca - Djadjang Nurjaman saat ini sedang dibanjirin dukungan untuk kembali melatih Persib Bandung lagi. Keinginan mundurnya dapat penolakan yang luas.

Djadjang Nurjaman saat ini sedang dibanjirin dukungan untuk kembali melatih skuad Persib Bandung lagi. dukungan ini bukan hanya dari suporter saja, bahkan manajemen Persib Bandung juga menolak permohonan mundur Djadjang Nurjama dari kursi kepelatihan, Djanur pun tetap harus menangani skuad Maung Bandung hingga kompetisi Liga 1 nantinya berakhir.

Hasil minus yang sempat diterima Persib dalam beberapa pertandingan sontak membuat posisi kepelatihan Djanur sesmaki disorot. Djanur sempat memilih mundur setelah dihajar Bhayangkara FC, tetapi manajemen ternyata masih percaya dengan kemampuan sang pelatih.

"Saya jelas harus menghormati keputusan dari manajemen, Saya sudah tidak bertindak sebelah pihak saja, makanya saya menunggu sampai keputusan saat lawan Persiba. Keputusan manajemen akan saya ikuti dan saya sudah berbicara dengan keluarga saya juga, Pada akhirnya, keluarga lebih menyerahkan putusan akhirnya kepada saya," jelas Djanur.

"Jujur, banyaknya bobotoh yang mau sampai datang kerumah, tidak satu-dua orang sahaja, dan itu sangat menyakinkan. Keluarga tersebar hari untuk mengizinkan saya bisa kembali melatih lagi, tapi ya dengan berbagai syaray," pungkasnya.

Djadjang Nuedjaman lalu mengaku bahwa dirinya sudah bersedia untuk kembali melatih tim setelah mendapat izin dari keluarganya. Bukan hanya keluarga, Djanur juga ikur mendapat dukungan dari pemain Persib, manajemen, mantan pemain, bobotoh hingga dari sesama pelati. Djanur mendapat dukungan dari beberapa koleganya seperti Nil Maiza, Jafri Sastra dan Joko Susilo yang masih percaya akan kapasitas dirinya untuk terus membesut Persib Bandung.

Thursday, June 8, 2017

Daftar Bola Bca - The Jakmania Dicegat Warga Setelah Laga Lawan PS TNI



Daftar Bola Bca - The Jakmania dicegat oleh warga setelah menonton laga antara Persija melawan PS TNI. Rombongannya dilempari batu oleh sejumlah kelompok massa.

Rombongan The Jakmania dicegat warga setelah laga melawan kubu PS TNI. Mereka dicegat oleh warga saat perjalanan pulang pada hari Kamis (8/6/2017) sekitar jam 23:30 WIB. saat iring-iringan busa yang ditumpangi suporter Jakmani masuk Jalan Altenatif Sentul, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Dua unit bus dikabarkan terkena lemparan batu oleh sekelompok massa hingga satu unit diantaranya yang sampai rusak parah. Hampir seluruh kaca bus Kopaja bernomor polisi B 6788 EW itu pecah karena kena lemparan batu dan sopir juta mengalami luka bagian kepala karena terkena sepihan kaca.

Aksi lemparan batu tersebut membuat semua penumpang bus keluar dengan niat untuk melakukan perlawanan. Niat tersebut berhasil dicegah oleh petugas dan diminta untuk kembali ke dalam bus lagi. Semua suporter yang ada didalam bus lainnya yang ikut terjebak juga dilarang keluar dari bus.

Polisi yang lalu tiba di lokasi kemudia menembakkan gas air mata ke kelompok massa yang menyerang. Tidak lama kemudia, para penyerang tersebut berhasil dibubarkan dan situsi di lokasi kejadian pun kembali kondusif.

Suporter Macan Kemayoran itu akhirnya bisa melanjutkan kebali ke iring-iringan perjalanan mereka menuju Jakarta dan seputaran Bekasi. Satu unit bus yang rusak parah akhirnya harus tinggal dilokasi dan penumpangnya pindah ke bus lainnya untuk melanjutkan perjalanan.

Seperti sudah disunggung diatas, sang sopir Kopaja yang belum diketahui identitasnya mengalami luka parah dibagian kepala akibat terkena sepihan kaca. Sang sopir sempat dibawa sama rombongan bus lainnya tetapi belum tahu dibawa kemana.

Bukan hanya di Jakarta, aksi itu juga ada di kota Bogor. Suporter The Jakmani dikabarkan sempat bentrok dengan sekelompok massa di Jalan Soleh Iskandar atau tepatnya di bawah jalan layang Tol Bogor Ring Road.

Selain ditempat itu, kedatangan ratusan suporter The Jakmani ke Stadion Pakansari Cibinong, Bogor juga sempat dicegat oleh sekelompok massa, pada Kamis sore. Pencegatan massa sampai bentrokan antara kedua belah pihak itu terjadi pada jam 17:30 WIB. Kejadian terjadi sekitar 100 meter dari Simpang Sentul, Cibinong.

Dikabarkan juga akibat bentrokan kedua kubu tersebut, terdapat 1 unit motor dan 1 bus Jakmani rusak yang terkena lemaparan batu. 2 orang juga dikabarkan terluka karena dipukuli oleh warga. Jelas hal ini semua jadi menambah panjang catatan buruk dunia acehbola Tanah Air.

Saturday, December 17, 2016

Melawat Ke Thailand, Indonesia Dihancurkan Dengan Skor 2-0


Liputanbola.tk - Timnas Indonesia dibuat tak berdaya oleh Thailand yang menang 2-0 di leg kedua Final AFF Suzuki Cup 2016 dan keluar sebagai juara.

Pada laga yang dihelat di Rajamangala Stadium, Sabtu (17/12/2016) malam WIB, Indonesia bermain di bawah tekanan sedari menit awal meski mereka mengantung keunggulan 2-1 dari leg pertama.

Thailand terus membombardir pertahanan Indonesia terutama di sisi kanan yang ditempati Benny Wahyudi dan juga Zulham Zamrun. Kedua pemain itu tak mampu meredam eksplosivitas Theerathon Bunmathan.

Berkali-kali crossing dari Theerathon mampu mencapai kotak penalti namun bek-bek Indonesia masih bisa menyapunya.

Di menit kedelapan Theerathon mengirim umpan tarik yang disambut sepakan Teerasil Dangda tapi bola masih melayang di atas mistar.

Indonesia dapat kans untuk membahayakan gawang Thailand di menit ke-25 tapi sepakan Zulham Zamrun masih melenceng jauh dari sasaran.

Gempuran Thailand akhirnya mampu membuahkan hasil di menit ke-37. Lagi-lagi Theerathon dari sisi kiri yang mengawali serangan itu ketika crossing-nya mengarah ke tiang dekat.

Bola sebenarnya bisa disapu Fachruddin Aryanto tapi malah membentur badan Siroch Chatthong dan membuat gawang Kurnia Meiga bergetar.

Skor 1-0 bertahan sampai turun minum.

Dua menit selepas restart Indonesia malah kebobolan lagi setelah Siroch mencetak gol keduanya di laga ini. Mendapat umpan dari sisi kiri, tembakan Siroch ke tiang jauh tak bisa dihalau Meiga.

Indonesia tertinggal agregat 2-3 dan butuh mencetak satu gol untuk setidaknya membawa laga ini ke perpanjangan waktu.

Thailand masih nyaman menguasai jalannya pertandingan dan menekan pertahanan Indonesia. Sementara tim tamu masih kesulitan menciptakan peluang bersih ke gawang Thailand.

Di menit ke-70 pertahanan Indonesia kembali bolong saat gagal mengantisipasi bola terobosan yang mengarah ke Dangda. Dalam situasi satu lawan satu, bola sepakan Dangda masih bisa diadang Meiga.

Thailand mendapat penalti pada menit ke-79 ketika Chattong yang dalam posisi bebas di depan gawang dilanggar Meiga. Namun, eksekusi penalti Dangda bisa diadang kaki Meiga.

Indonesia di masa injury time harus kehilangan Abduh Lestaluhu yang dikartumerah karena menendang bola ke bench Thailand.

Tak ada lagi gol tercipta hingga pertandingan berakhir dan Indonesia gagal jadi juara, sementara Thailand berpesta merayakan trofi AFF kelimanya. Thailand total menang agregat 3-2 setelah kalah 1-2 di leg pertama beberapa hari lalu.

Susunan Pemain

Thailand: Kawin Thamsatchanan, Therathon Bunmathan, Prathum Chutong, Adison Promrak, Tristan Do, Sarach Yooyen, Charyl Chappuis (Pokkhao Anan 83'), Tanaboon Kesarat, Chanatip Songkrasin, Siroch Chattong (Sarawut Masuk 90'), Teerasil Dangda.

Indonesia: Kurnia Meiga Hermansyah; Beny Wahyudi (Dedi Kusnandar 45'), Abduh Lestaluhu, Fachruddin Ariyanto, Hansamu Yama Pranata, Manahati Lestusen, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly, Rizky Pora (Ferdinand Sinaga 73), Zulham Zamrun (Lerby Eliandri 64'), Boaz Solossa.

Thursday, December 15, 2016

Prediksi Thailand Vs Indonesia Sabtu 17 Desember 2016, Leg Kedua Final Piala AFF 2016

Prediksi Thailand Vs Indonesia 17 Desember 2016, Leg Kedua Final Piala AFF 2016 - Pertandingan Thailand Vs Indonesia pada laga Final AFF 2016 leg kedua yang akan dilangsungkan di Stadion Rajamangala National Stadium (Bangkok) Sabtu 17 Desember 2016, Jam 19:00 WIB.


Jika laga pertama di Indonesia berstatus sebagai tuan rumah di Stadion Pakansari. Pada pertandingan ini, giliran Indonesia akan tampil sebagai tim tamu. Laga akan digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok.

Indonesia punya modal bagus dengan keunggulan agregat 2-1. Tentu saja hal ini harus dimanfaatkan dengan baik. Cukup dengan bermain imbang tanpa gol, Indonesia sudah bisa menjadi juara. Namun, tampil bertahan total tidak bisa menjadi pilihan.

Pasalnya, lini serang Thailand sangat tangguh. Jadi Indonesia harus bermain dengan gaya normal. Pasalnya, ada banyak celah yang bisa dimanfaatkan di lini belakang Thailand. Buktinya, sudah empat gol yang mampu dicetak Indonesia ke gawang tim Gajah Perang.

Hanya saja, pada laga ini Skuat Garuda tidak bisa diperkuat oleh Andik Vermansah. Kehilangan pemain asal klub Selangor FA ini sangat berpengaruh tentunya. Tapi, masih ada Zulham Zamrun yang tidak kalah berkualitas. Zulham bisa diandalkan untuk menggebrak pertahanan Thailand.

Selain perubahan di posisi Andik, pelatih Alfred Riedl diyakini tidak akan melakukan banyak perubahan lain. Pasalnya, komposisi pemain yang turun di laga leg pertama sedang berada dalam performa terbaiknya. Termasuk Hansamu Yama dan Rizky Pora.

Dari kubu Thailand, pelatih Kiatisuk Senamuang juga tidak akan melakukan banyak perubahan. Pergantian komposisi pemain mungkin hanya dilakuakan dengan memasukkan Tanaboon Kesarat. Pemain ini tidak bisa tampil pada laga leg pertama karena mengalami cedera.

Charyl Chappuis mungkin juga masih akan menjadi pemain cadangan. Pemain berusia 23 tahun ini akan jadi senjata andalan Zico, julukan Kiatisuk, jika duet penyerang Surawut Masuk dan Teerasil Dangda mengalami kebuntuan.
Satu hal yang unik di Piala AFF 2016 ini adalah kesuksesan Indonesia selalu mencetak dua gol di setiap pertandingan. Nampaknya, catatan ini akan kembali terulang pada laga leg kedua ini.

Tak hanya selalu sukses mencetak dua gol, Indonesia juga selalu kebobolan di setiap pertandingan. Jadi, dipastikan pertandingan tidak akan berakhir dengan skor 0-0. Dengan catatan jika dua kebiasaan Indonesia tersebut terjadi lagi.
Perkiraan Susunan Pemain:

Indonesia (4-2-3-1): Kurnia Meiga; Benny Wahyudi, Fachruddin, Hansamu Yama, Abduh Lestaluhu; Bayu Pradana, Manahati Lestusen; Zulham Zamrun, Stefano Lilipaly, Rizky Pora; Boaz Solossa.

Thailand (3--5-2): Kawin Thamsatchanan; Adison Promrak, Koravit Namwiset, Theerathon Bunmathan; Tristan Do, Sarach Yooyen, Pokklaw Anan, Tanaboon Kesarat, Chanathip Songkrasin; Teerasil Dangda, Sarawut Masuk.

Head to Head Thailand Vs Indonesia :
• 07/12/2010 Indonesia 2 – 1 Thailand
• 20/12/2008 Thailand 2 – 1 Indonesia
• 16/12/2008 Indonesia 0 – 1 Thailand

Lima Pertandingan Terakhir Thailand :
• 15/11/2016 Thailand 2 – 2 Australia
• 11/10/2016 Iraq 4 – 0 Thailand
• 06/10/2016 UAE 3 – 1 Thailand
• 06/09/2016 Thailand 0 – 2 Jepang
• 02/09/2016 Saudi Arabia 1 – 0 Thailand

Lima Pertandingan Terakhir Indonesia :
• 08/11/2016 Vietnam 3 – 2 Indonesia
• 04/11/2016 Myanmar 0 – 0 Indonesia
• 09/10/2016 Indonesia 2 – 2 Vietnam
• 06/09/2016 Indonesia 3 – 0 Malaysia
• 30/03/2015 Indonesia 2 – 1 Myanmar


Wednesday, December 14, 2016

Hasil Pertandingan Indonesia Vs Thailand 2-1, Piala AFF 2016


Hasil Pertandingan Indonesia Vs Thailand 2-1, Piala AFF 2016 - Timnas Indonesia mendapatkan modal positif di leg pertama final AFF Suzuki Cup 2016. Sempat tertinggal lebih dahulu dari Thailand, skuat Garuda akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.

Dalam leg pertama disaksikan 30 ribu penonton yang memenuhi tribune Stadion Pakansari, Rabu (14/12/2016), Indonesia sempat tertinggal 0-1 lebih dulu. Gawang Kurnia Meiga kebobolan oleh sundulan Teerasil Dangda pada menit ke-33. 

Memasuki babak kedua, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan lewat Rizky Pora pada menit ke-66. Hansamu Yama berhasil menunjukkan diri lagi sebagai pahlawan Indonesia. Gol yang dibuatnya pada menit ke-70 memastikan kemenangan 'Merah Putih' 2-1. 

Kemenangan ini menjadi bekal bagus bagi Indonesia untuk menghadapi pertemuan kedua dengan Thailand yang akan dilangsungkan di Bangkok pada Sabtu (17/12/2016) mendatang.

Jalannya pertandingan

Kedua tim mengawali pertandingan dengan ritme lambat. Indonesia dan Thailand sama-sama membiarkan bola bergulir di area tengah.

Barulah setelah memasuki menit keenam, Thailand mencoba untuk menyerang. Upaya Fachruddin Aryanto untuk membantu mengamankan gawang Indonesia dengan tandukannya disambar oleh Tristan Do. Beruntung buat Indonesia, tembakannya masih melebar.

Thailand mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol lagi. Memanfaatkan kesalahan Rizky Pora, Chanathip Songkrasin mencoba membuat keunggulan untuk Thailand. Namun sepakannya masih bisa diantisipasi Kurnia Meiga.

Memasuki menit ke-10, Andik Vermansah mendapatkan cedera. Setelah mendapatkan perawatan, Andik masih bisa melanjutkan pertandingan.

Giliran Indonesia mendapatkan kesempatan untuk menyerang. Stefano Lilipaly berusaha untuk mengecoh pemain Thailand dan segera membuat tembakan jarak jauh. Namun sepakannya masih melenceng jauh dari gawang.

Andik kembali terkapar di atas rumput pada menit ke-19. Kali ini, kondisinya lebih parah hingga tak bisa melanjutkan pertandingan. Posisinya digantikan Zulham Zamrun.

Kedua tim saling bertukar serangan. Namun tidak ada gol yang terjadi.

Akhirnya Thailand berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-33. Menyambut umpan silang Theerathon Bunmathan, Teerasil Dangda menyambut dengan tandukan dan diarahkan ke gawang Indonesia. Serangan itu tak bisa diantisipasi Kurnia Meiga.

Bagi Dangda, gol itu menjadi gol keenamnya di ajang ini. Dangda menjadi topskorer di Piala AFF ini untuk sementara.

Boaz Solossa mencoba untuk menyamakan kedudukan di menit ke-34. Namun, sepakannya masih menghantam sisi luar gawang Thailand.

Kedudukan tak berubah hingga turun minum. Thailand masih unggul sementara 1-0 atas Indonesia.

Memasuki babak kedua Indonesia malah kian kepayahan mengantisipasi serangan-serangan Thailand. 

Gawang Indonesia sudah terancam pada menit ke-47. Pokklaw A-Nan berhasil melewati Abduh Lestaluhu. Namun, upayanya masih bisa dihentikan Kurnia Meiga. 

Gawang Indonesia kembali mendapatkan serangan. Kali ini Dangda mencoba mencetak gol lagi. Namun, Kurnia Meiga berhasil membloknya. 

Upaya Indonesia untuk menyamakan kedudukan akhirnya berhasil. Rizky Pora menggiring bola menuju area penalti gawang Thailand. Sepakannya dari luar kotak penalti membentur punggung Tristan Do hingga berbelok ke arah gawang. Kedudukan imbang 1-1. 

Gol kedua untuk Indonesia. Namun, ternyata offside. 

Indonesia kemudian mendapatkan kesempatan tendangan sudut yang disambut oleh Hansamu Yama dengan tandukannya pada menit ke-71. Bagi Hansamu itu menjadi gol keduanya untuk timnas pada turnamen ini. Indonesia berbalik unggul 2-1. 

Memasuki menit-menit terakhir, Indonesia kembali tertekan. 

Indonesia mendapatkan kesempatan untuk menambah gol lagi pada menit ke-89. Berawal dari Ferdinan Sinaga, Lerby mencoba untuk menembak gawang Thailand. Namun upaya Lerby masih mendapatkan blok kiper Thailand Thamsatchanan. 

Tak ada tambahan gol hingga wasit meniup peluit panjang. Indonesia unggul 2-1 di akhir pertandingan.

Leg kedua final AFF Suzuki Cup 2016 dijadwalkan Sabtu (17/12/2016) mendatang di Stadion Rajamangala, Bangkok.

Susunan pemain: 

Indonesia: Kurnia Meiga, Benny Wahyudi (Lerby Eliandry 69'), Fachruddin Aryanto, Hansamu Yama Pranata, Abduh Lestaluhu, Manahati Lestusen, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly, Andik Vermansah, Rizky Pora, Boaz (Ferdinan SInada 78')

Thailand: Kawin Thamsatchanan, Theerathon Bunmathan, Adison Promrak, Koravit Namwiset, Tristan Do, Kroekrit Thawikan (Peerapat Notchaiya 68'), Sarach Yooyen, Chanathip Songkrasin, Pokklaw A-Nan (Charyl Chappuis 80'), Teerasil Dangda, Sarawut Masuk (Siroch Chatthong 73')

Friday, December 2, 2016

Riedl Puas dengan Kondisi Lapangan Stadion Pakansari


LiputanBola - Timnas Indonesia sudah menjajal lapangan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, menjelang laga melawan Vietnam. Alfred Riedl puas dengan kondisi lapangan.


Indonesia akan menjamu Vietnam di laga leg I semifinal Piala AFF 2016. Laga itu akan dihelat, Sabtu (3/12/2016) malam WIB.

Sesi latihan resmi sudah dilakoni skuat 'Garuda', Jumat (2/12) pukul 18.00 WIB. Dan berjalan sekitar satu jam. Latihan itu berjalan terbuka selama 15 menit.

Seusai menjajal lapangan, Riedl memberikan keterangan. Kondisi rumput lapangan cukup bagus, apalagi sehabis guyuran hujan.

"Kondisi lapangan hari ini lebih bagus dari sebelum-sebelumnya karena guyuran hujan. Saat hujan kondisinya jauh lebih bagus daripada saat kering," kata Riedl kepada pewarta.

Soal kemungkinan laga semifinal besok berjalan di bawah guyuran hujan, Riedl mengaku tak ada masalah.

"Itu sebenarnya pertanyaan yang sulit dijawab. Tapi kondisi saat hujan saat ini tak terlalu buruk, jadi kalau besok hujan oke-oke saja," ujar pelatih asal Austria itu

Saturday, November 19, 2016

'Indonesia Kalah karena Kurang Fokus di Menit-Menit Akhir'


'Indonesia Kalah karena Kurang Fokus di Menit-Menit Akhir' - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand di laga pertama Grup A Piala AFF. Turunnya fokus di menit-menit akhir disebut menjadi penyebab kekalahan.

Saat melakoni pertandingan di Phillipines Sport Stadium, Sabtu (19/11/2016) sore WIB, Indonesia kalah dengan skor akhir 2-4. Tim 'Merah-Putih' sudah ketinggalan dua gol di paruh pertama, usai Peerapat Notchaiya dan Teerasil Dangda membobol gawang yang dikawal oleh Kurnia Meiga.

Indonesia lantas sempat menyamakan kedudukan lewat Boaz Solossa dan Lerby Eliandry di awal babak kedua. Tapi pada akhirnya tim 'Garuda' harus mengakui kemenangan Thailand, usai dibobol lagi oleh Dangda di menit 79 dan di masa injury time.

Dua gol penentu kemenangan Thailand itu dicetak dengan skema serangan balik cepat, memanfaatkan kelengahan para pemain Indonesia.

Penggawa timnas Rizky Pora menilai bahwa tim sudah tampil maksimal, namun konsentrasi menurun memasuki fase akhir.

"Alhamdulillah kita sudah bermain bagus. Tapi, karena kami kurang fokus di menit-menit akhir maka kebobolan dua gol," kata Rizky Pora kepada pewarta.

"Mereka cepat saat melakukan serangan balik. Kita cuma kehilangan fokus, jadi mereka bisa kembali mencetak gol. Semua pemain sudah bermain maksimal," imbuhnya.

Friday, November 18, 2016

Indonesia vs Thailand di Laga Pertama, Ini Jadwal Piala AFF 2016


Indonesia vs Thailand di Laga Pertama, Ini Jadwal Piala AFF 2016 - Ajang sepakbola antara negara-negara Asia Tenggara mulai digelar akhir pekan ini. Indonesia, yang belum pernah jadi juara, tergabung di grup yang cukup berat.

Sejak pertama digelar pada 1996 silam, belum sekalipun Indonesia membawa pulang titel juara. 'Skuat Garuda' sudah empat kali masuk ke final, namun semuanya tuntas dengan kekalahan, alias dipaksa puas jadi runner up.

Sabtu (19/11/2016) besok Piala AFF edisi tahun 2016 akan dimulai. Filipina menjadi tuan rumah untuk laga-laga fase grup. Sementara babak gugur sampai final akan dilangsungkan home-away oleh para kontestan.

Indonesia tergabung di Grup A pada turnamen kali ini. Perjuangan untuk lolos fase grup bakal tidak mudah karena lawan-lawan berat menanti di sana. Mereka adalah Thailand, Filipina, dan Singapura.

Indonesia akan lebih dulu menghadapi Thailand pada Sabtu (19/11/2016). Dilanjutkan dengan duel menghadapi tuan rumah, Filipina, pada Selasa (22/11/2016) dan laga pamungkas kontra Singapura pada Jumat (25/11/2016)[.

Monday, November 14, 2016

Edy Siap Kapanpun Bertemu Persebaya


Ketua Umum PSSI Letjen Edy Rahmayadi terbuka bagi siapapun yang ingin bertemu dengannya, termasuk manajemen Persebaya Surabaya sekalipun.

Persoalan Persebaya hingga saat ini belum selesai. Harapan suporter Bonek untuk melihat klub kebanggaanya bangkit kembali sirna, setelah mayoritas voter menolak untuk membahasnya pada kongres 10 November lalu.

Alhasil, Bonek kecewa dan meluapkan aksinya di Surabaya. Kini, Persebaya mendapatkan banyak dukungan dari suporter lainnya, seperti Persib Bandung, PSM Makassar, Persis Solo dan Madura United.

Mereka memperlihatkan dukungannya dengan membentangkan spanduk #SavePersebaya1927 di beberapa pertandingan ISC.

Manajer Persebaya Ch Faried pun bahkan sudah mengutarakan keinginannya bertemu dengan Edy. Dia ingin menjelaskan akar permasalahan yang telah diderita klubnya itu

"Anytime mereka bisa bertemu saya. Kalian saja wartawan bisa menemui. Saya akan tunggu, silakan kalau Persebaya mau bertemu," ujar Edy usai rapat dengan komite exco di kantor PSSI, Jakarta, Senin (14/11).

Namun demikian, Edy menegaskan kasus Persebaya akan diselesaikan secara profesional. Tak ada masalah baginya jika klub 'Bajul Ijo' itu tampil di ISL jika terbukti tak bersalah.

"Ada baterainya sampai kemana persoalan ini. Kalau harus turun ke bawah ya harus ke bawah. Kalau divisi satu ya di sana. Kalau memang dia tak salah dan hak di ISL ya oke," katanya.

Sebelumnya, Edy memang akan membentuk sebuah tim untuk menyelidiki dan menyelesaikan kasus Persebaya. Nasib mereka bakal ditentukan di Kongres Tahunan pada 8 Januari 2017 mendatang.